Rabu, 14 September 2011

Salam Lucy! The new Queen of the Stone Age


Sebuah arkeologi yang ditemukan telah menambahkan bab baru sejarah manusia dan bisa menggeser Zaman Batu kembali hampir satu juta tahun.


Dr. Zeresenay Alemseged, Kurator Antropologi di Akademi Ilmu Pengetahuan California, menggali sebuah tengkorak badak kuno di Dikika, Ethiopia

Telah ditemukan bukti penggunaan alat-alat batu untuk makan daging 3.400.000 tahun lalu - 800.000 tahun lebih awal dari yang diduga sebelumnya.

Menemukan bahwa nenek moyang pertama kita untuk menggunakan alat "the handy man",  yang setengah kera, setengah manusia, dijuluki "Lucy" ketika kerangka itu ditemukan pada tahun 1976.

Tim yang dipimpin oleh Dr Zeresenay Alemseged dari Akademi Ilmu Pengetahuan California menemukan dua fosil tulang hewan sejak 3.400.000 tahun lalu yang memiliki bukti dipotong dan sumsum mereka diekstraksi dengan alat batu.

Ditemukan di Ethiopia, dekat dengan tempat Lucy ditemukan tahun 1976, berarti bahwa nenek moyang kami menggunakan teknologi pertama hampir satu juta tahun lebih awal dari pikiran pertama.

Perkembangan ini memiliki dampak besar pada cerita tentang kemanusiaan.

Kita sekarang bisa membayangkan Lucy berjalan sekitar lansekap Afrika timur dengan alat batu di tangannya mengais-ngais dan menyembelih daging..

Ini menunjukkan dua aspek kunci dari evolusi kita, makan daging dan menggunakan alat batu, terjadi lebih jauh lagi dalam sejarah kita.

Sampai saat ini, bukti tertua pemotongan dengan alat-alat batu berasal dari Bouri, Ethiopia, dimana tulang dipotong-ditandai beberapa tanggal untuk sekitar 2,5 juta tahun yang lalu, umumnya dianggap sebagai awal Zaman Batu.

Alat-alat batu tertua, ditemukan di dekatnya Gona.

Tulang-tulang fosil baru yang ditandai oleh alat-alat batu, dijelaskan dalam Alam, juga ditemukan di Dikika, Ethiopia sekitar 250 kilometer timur laut Addis Ababa.

Mereka ditemukan hanya 200 meter dari lokasi di mana tim Dr Alemseged's menemukan "Selam", dijuluki putri Lucy pada tahun 2000, contoh bungsu dari spesies Australopithecus afarensis yang pernah ditemukan.

Kedua tulang berasal dari mamalia, yang pertama adalah fragmen tulang rusuk dari mamalia sapi, dan yang lainnya adalah fragmen poros tulang paha dari kambing berukuran mamalia.

Alat mengubah cara nenek moyang awal kita berinteraksi dengan alam, yang memungkinkan mereka untuk makan jenis makanan baru dan mengeksploitasi wilayah-wilayah baru.

Ini juga mengakibatkan jalan evolusioner kita yang pada akhirnya memungkinkan teknologi canggih seperti pesawat terbang, mesin MRI, dan iPhone.

Profesor Fred Spoor, University College London, memuji penemuan itu sebagai bab "baru" dalam sejarah manusia.

Ini adalah langkah maju yang besar dan kami telah menunggu ini untuk waktu lama. Kita tidak harus mengabaikan segalanya dari sebelumnya, tetapi kita harus menambahkan bab baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar