Kamis, 18 Agustus 2011

Menelusuri Jejak Bangunan Freemason di Surabaya: De Vrienschap


Bangunan adalah salah satu dari sekian banyak saksi bisu dari sebuah sejarah panjang suatu kota. Bangunan jugalah yang menjadi tempat berkumpulnya para pemikir handal, penggila diskusi, pemabuk bahkan sampai menjadi panggung pernikahan dan berkumpulnya suatu keluarga untuk sekedar mengingat masa-masa indah. Salah satu kota dari sekian banyak kota yang lain yang masih tersisa bangunan sejarahnya adalah Surabaya. 

Pada tulisan ini, saya akan mengajak pembaca untuk menelusuri jejak Freemason pada era pra kemerdekaan di Surabaya. Perkenalkanlah, salah satu bangunan cagar budaya yang juga merupakan gedung Freemason: De Vrienschap.


Sejarah singkat perkumpulan De Vrienschap
Pada jaman penjajahan Belanda dulu, orang Belanda menyebut loji sebagai loge. Konsep bangunan loji tersebut sudah ada pada abad ke 11. Nah, kalau gedung loji De Vrienschap ini dibangun oleh BHJ van Cattenburch tepatnya pada 28 September 1809. Letak bangunan ini ada di Jl. Tunjungan Surabaya. Jika Anda ingin mengetahui dimana letak jalan Tunjungan, silahkan lihat di wikimapia.

Nah, lanjut mengenai gedung De Vrienschap, gedung ini dimaksudkan untuk tempat bertemunya orang-orang Freemason di Surabaya pada kala itu. Ya, tentu saja, namanya juga loji.

BHJ. Van Cattenburch selaku pemilik gedung tersebut, meninggal pada tahun 1811, tepatnya pada tanggal 27 Agustus. Sebuah tulisan prasasti menyebutkan bahwa BHJ Van Cattenburch adalah penguasa bangunan tersebut: 

TER NAGEDACHTENIS AAN DEN SCHENKER VAN DIT GEBOUW 
B. H. J. VAN CATTENBURCH 
OVERLEDEN 29 AGUSTUS 1811

Memoar B. H. J. Van Cattenburch
Jenasah 29 Agustus 1811

Dulu, makam Van Cattenburch ada di gedung tersebut. Entah kenapa makam itu sudah dipindahkan dan dimana letaknya pun sudah tidak dapat saya temui. Mungkin juga dipemakaman Belanda, atau di tempat lain. Pada peringatan satu abad Sang Pendiri Loji tepatnya pada tanggal 30 Mei 1909, diadakan sebuah pesta selama 3 hari 3 malam di gedung de Vrienschap. 

Berikut adalah foto-fotonya yang telah saya dapatkan: 



Apakah Anda penasaran dengan lambang apakah yang ada antara jangka jangka dan penggaris? Lambang itu adalah lambang orang bersalaman.  


Coba perhatikan lambang tangan berjabat tersebut. Sepertinya mirip juga ya dengan sampul Newsweek edisi 29 Desember 2008. Ataukah saya salah lihat atau memang kebetulan yang nggak ada artinya? 





Dan ini adalah foto-foto pada bagian bangunan yang lain:


Bentuk ornamen jendela




Ayo kita intip ada apa di balik pintu!



Tapi apakah sudah dipastikan bahwa gedung De Vrienschap adalah gedung perkumpulan Freemason?

Apakah gedung tersebut sudah tidak digunakan lagi?

Saya mengecek apakah De Vrienschap memiliki situs di internet atau tidak. Ternyata De Vrienschap memang memiliki situs di Internet. Dan apakah saya bisa menjawab pertanyaan pertama? 

Jawabannya adalah gedung De Vrienschap adalah gedung Freemason. Anda bisa perhatikan tulisan pada web tersebut yang berbunyi:


"1809 dua ratus tahun sejak 2009" 

Perhatikan tampilan pada situs De Vrienschap ini! Klik disini untuk ke situs. Disitus De Vrienschap tersebut Anda akan mendapati logo khas Freemason seperti dibawah ini walapun bukan logo dibawah inilah yang dipakai: 


Mengenai gedung tersebut, kabarnya gedung tersebut memang sudah tidak difungsikan karena sudah tidak ada lagi Belanda di Surabaya, dan juga karena gedung itu memang terkenal angker. Namun kini gedung tersebut menjadi milik Kantor Badan Pertanahan Nasional, seperti yang tertera pada gerbang pintu dan dinding gedung tersebut.



Tapi, apakah gedung tersebut masih aktif dipakai sebagai tempat pertemuan Freemason?

Soal itu terus terang saya tidak tahu. Tapi ketika menilik agenda pada webnya (kilik disini), saya mendapati jadwal sebagai berikut:
November2010
01
 Avond voor belangstellenden onder leiding van V\ Mr\ Gaarne namen van geïnteresseerden doorgeven aan de secretaris.
08
 O\ L\ 3e Gr\ (in forma).Verheffing van  Br\ Ed. Aansluitend broedermaal waarvoor u zich uiterlijk 4 november dient op  te geven bij onze Hof-en Keldermr:. Br\ Rick,
15
 1e Gr\Comp\ L\ Bouwst\ door Br\ Hans R. “Een Leerling laat zich kennen”.
22Lezing over HALIN (Hulp aan Landgenoten in Indonesië) en Soerabaja  door drs. V. van de Loo
29
 Damesavond Voordracht door de V\ Mr\getiteld: “Tradities en   gewoontes bij Indische Loges”. 

Perhatikan pada tanggal yang saya tandai dengan warna!

Jika saya tidak salah mengartikan dengan Google trasnlate, maka artinya seperti ini: 

"Kuliah HALIN (bantuan untuk rekan-rekan di Indonesia) dan Surabaya oleh drs. V. Van de Loo"

Dan Anda bisa melihat tabel itu bertuliskan November 2010. 




Jadi apakah bangunan itu masih difungsikan diam-diam oleh "mereka"? 

Ketika saya melihat pintu pada bangunan itu, pintunya terkunci dari luar dengan gembok. Sebuah AC terlihat menyala pada bangunan tua itu.
Tapi saya berpikir positif saja, barangkali memang ada seorang yang beraktifitas. Mungkin saja dari badan pertanahan tersebut. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar